PKS Tepis Tudingan Berpaham Khilafah


MARKNEWS.ID, Yogyakarta – Ketua Dewan Pimpinan Wilayah  Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Daerah Istimewa Yogyakarta M Darul Falah menepis partai politik ini berpaham khilafah seperti HTI (Hizbut Tahrir Indonesia). Justru partainya sangat nasionalis.

Para anggota legislatif dari PKS di Daerah Istimewa Yogyakarta mengikuti pembekalan nasionalisme di kantor DPW PKS Daerah Istimewa Yogyakarta,  Senin, 26 Agustus 2019. Ada sebanyak 31 anggota legislatif, baik kabupaten/kota maupun provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.  

“Islam itu selalu dibenturkan antara nasionalisme dan agama. Kalau namanya Islam itu nasionalis, kalau nasionalis itu pasti Islam. Seorang muslim yang baik itu nasionalis,” kata Falah,  Senin, 26 Agustus 2019.

Kondisi Indonesia saat ini semakin rentan perpecahan antar suku, ras dan agama akibat praktek politik pragmatis yang lebih menonjolkan kepentingan pribadi dan golongan dibandingkan kepentingan rakyat, bangsa dan negara. Tantangan bangsa Indonesia di masa depan akan semakin besar baik secara ideologi, politik, ekonomi, sosial, budaya dan hankam.  Termasuk di dalamnya adanya ancaman perang proxy oleh negara lain yang bertujuan menguasai sumber daya alam dan ekonomi Indonesia.


Disebutkan,  perlu upaya serius setiap komponen bangsa untuk ikut terlibat dalam menjaga persatuan dan memajukan bangsa dengan berlandaskan nilai-nilai Pancasila dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).


“Untuk itu Kami pengurus dan anggota legislatif PKS se- Daerah Istimewa Yogyakarta mendeklarasikan 5 agenda Perjuangan Kerakyatan dan Kebangsaan,” kata dia.

Yaitu memperjuangkan nilai ketuhanan, kemanusiaan dan persatuan dengan membangun sinergi bersama TNI, POLRI, ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi politik, organisasi masyarakat  dan seluruh elemen bangsa. Lalu berjuang memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa dengan memperkuat anggaran pendidikan, kesehatan, kesejahteraan sosial dan sarana prasarana kehidupan masyarakat.

Para anggota legislatif PKS juga berkomitmen  memperjuangkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia dengan pembangunan yang merata hingga pelosok Daerah Istimewa Yogyakarta.  Memperjuangkan kedaulatan Indonesia dengan menjaga sumber daya alam di daerah dari penguasaan asing dan mengolahnya untuk kesejahteraan rakyat. Juga berjuang memandirikan masyarakat dengan memperkuat ekonomi kerakyatan.

Agus Sumartono,  ketua Fraksi PKS Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Daerah Istimewa Yogyakarta menyatakan jargon Aku seorang Nasionalis Sejati!, NKRI Harga Mati mudah diucapkan. Tetapi tidak sederhana untuk dilakukan.

Semangat nasionalisme dan sikap kenegarawanan para pendiri bangsa perlu digali untuk menjadi pengingat generasi berikutnya. Sikap ini perlu diimplementasikan oleh para pejabat publik dan pengurus partai dalam membangun perpolitikan Indonesia.  sehingga mampu memperkuat persatuan nasional.

“Lebih dari itu visi Pembukaan UUD 1945 untuk melindungi segenap bangsa dan tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut melaksanakan ketertiban dunia dapat terwujud,” kata dia.

FULL

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Harus diisi *

0 komentar