Jurnalis Beri Tips Membuat Berita ke Jajaran Bawaslu

Pemimpin Redaksi Jogjakartanews.com Ja’faruddin saat memberi pelatihan jurnalistik yang diadakan Bawaslu DIY di Innside Hotel, Kamis, 10 Oktober 2019.

MARKNEWS.ID, Sleman – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu)  Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memberi bekal kepada jajarannya berupa pelatihan jurnalistik. Tujuannya supaya bisa membuat siaran pers yang bagus dan dapat disiarkan melalui media massa supaya bisa diakses masyarakat yang lebih luas.

Kegiatan Bimbingan Teknis Peliputan dan Penulisan Berita ini diikuti oleh 30 orang selama dua hari di Innside Hotel Yogyakarta,  10-11 Oktober 2019. Para peserta adalah para Ketua Bawaslu di 5 Kabupaten/Kota, Koordinator Divisi Pengawasan Bawaslu Kabupaten/Kota. Selain itu juga diikuti Staf Bawaslu bidang Humas, Koordinator Sekretariat Bawaslu Kabupaten/Kota, dan Internal Bawaslu Daerah Istimewa Yogyakarta.

“Sebenarnya rilis dari humas dibutuhkan media massa untuk menambah konten berita meski terkadang harus disesuaikan dengan teknik penulisan ala jurnalistik agar bisa dimuat,” kata Ja’faruddin AS, pemimpin redaksi jogjakartanews.com, salah satu pemateri, Kamis, 10 Oktober 2019.

Ia mengungkapkan, bimbingan teknis yang diselenggarakan Bawaslu ini relevan dengan tugas-tugas Bawaslu khususnya bidang kehumasan. Tugas humas mirip dengan wartawan atau jurnalis yang bekerja di media massa.  Yaitu membuat informasi untuk disampaikan kepada khalayak,

“Kalau humas terbatas hanya membuat rilis untuk menginformasikan kegiatan lembaga atau institusinya dan teknik penulisannya beda,” kata dia.

Maka, kata Ja’far,  alangkah baiknya jika humas di Bawaslu bisa menulis rilis sesuai kaidah penulisan jurnalistik. Sehingga memudahkan media massa yang dikirimi siaran pers untuk mempublikasikan dan diakses secara luas oleh masyarakat luas.


“Jangan lupa mencantumkan kontak nara sumber dalam rilis itu,” kata dia.

Bimbingan teknis ini menghadirkan pemateri dari internal Bawaslu dan kalangan praktisi serta wartawan media massa. Diantaranya, Bagus Sarwono (Ketua Bawaslu DIY), Muh Amir Nashiruddin, S.H.I (Anggota Bawaslu DIY), Agus Muhammad Yasin, S.Sos (Anggota Bawaslu DIY), dan Sri Rahayu Werdiningsih, S.H (Anggota Bawaslu DIY). Sedangkan dari kalangan praktisi media dan jurnalis selain  Ja’faruddin ada owner mojok.co Puthut EA.


Ketua Bawaslu DIY, Bagus Sarwono menyatakan, bimbingan teknis dilaksanakan dalam rangka meningkatkan kualitas kinerja kehumasan di institusinya. Karena Bawaslu merupakan badan publik yang melakukan tugas Pengawasan Pemilu, maka perlu menyampaikan informasi hasil kinerja kepada publik dengan sebenar-benarnya,

“Oleh karenanya kinerja kehumasan Bawaslu perlu mengadopsi elemen-elemen jurnalistik. Di antaranya disiplin verifikasi. Disiplin verifikasi adalah ihwal yang memisahkan jurnalistik dari hiburan, propaganda, fiksi, atau seni. Hanya jurnalistik yang sejak awal berfokus untuk menceritakan apa yang terjadi setepat-tepatnya,” kata Bagus.


Bagus berharap, dengan diselenggarakannya acara ini, bidang kehumasan di lingkungan Bawaslu bisa membuat pers rilis atau berita yang layak dimuat di media massa. Peserta diharapkan bisa mengetahui kaidah penulisan berita dan fotografi.

Yang paling pokok adalah  mengetahui dasar-dasar jurnalistik, ruang lingkup produk dan kode etik. Selain itu juga soal manajemen pengelolaan website dalam pemberitaan lembaga, teknik penulisan berita online, teknik reportase, serta teknik Wawancara.

“Dengan demikian bisa menghasilkan berita yang layak dimuat di media massa,” kata dia.

FULL

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Harus diisi *

0 komentar