Hasto Jadi Kepala BKKBN, Warga Nggondheli


MARKNEWS.ID, Yogyakarta – Presiden telah menunjuk Bupati Kulon Progo Hasto Wardoyo menjadi kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN). Namun sebagian warga menolak.

Warga nggondheli atau tidak rela jika bupati hengkang di tengah jalan pemerintahannya. Gerakan Kulon Progo Hebat menyayangkan jika dokter itu pindah ke pemerintah pusat.

“Jabatan bupati untuk periode kedua ini menggambarkan betapa masyarakat Kulon Progo masih sangat berharap akan kehadiran sosoknya. 87 persen menginginkan kemajuan yang lebih baik dari periode sebelumnya terutama persoalan pembangunan yang saat ini sedang gencar-gencarnya dilakukan di Kulon Progo,” kata Muhammad Ulinnuha, Pembina Gerakan Kulon Progo Hebat, Sabtu, 18 Mei 2019.

Sekian itu, jabatan bupati merupakan jabatan politik yang pertanggungjawaban politik terhadap pemilihnya atas apa yang menjadi janji politik pada saat pemilihan bupati  2018. Harapannya adalah dapat melanjutkan proses dan agenda pemerintahan yang belum dapat direalisasikan pada saat periode sebelumnya terhadap masyarakat Kulon Progo.

“Karena Kepala Daerah adalah sebuah jabatan politik, maka bukan tidak mungkin akan terjadi kegaduhan politik setelah ditinggalkan. Kalau terjadi kegaduhan politik maka tidak baik untuk perkembangan Kulon Progo, “ kata Ulin.

Koordinator Gerakan Kulon Progo Hebat Widiandoko mengatakan keberhasilan Hasto Wardoyo di Kulon Progo saat ini barulah tampak luar. Akan tetapi belum tampak dalam, segala simbol dan slogan seperti bedah rumah, gentong rembes, bela beli Kulon Progo baru menjadi jualan kepada dunia luar.

“Atau tahap lipstik ibarat kata baru bungkusnya dan hatinya belum, jadi hakekat dari pertumbuhan ekonomi, kesejahteraan masyarakat, pendidikan berkarakter. Lalu perkembangan atas sosial budaya, jaminan kesehatan masyarakat, ketersediaan sumber daya manusia dan  tanggung jawab bergotongroyong bersama untuk Kulon Progo belum menjadi agenda keberhasilan yang mampu seluruhnya dirasakan manfaatnya untuk masyarakat Kulon Progo,” kata dia.

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Harus diisi *

0 komentar