Hari Peduli Sampah, ada Pengantin Berbusana Daur Ulang

MARKNEWS.ID, Yogyakarta – Ada yang istimewa dalam peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2019 di Pantai Kukup, Gunungkidul. Iring-iringan pengantin mengenakan baju berbahan sampah  daur ulang bakal mewarnai kegiatan ini. Acara digelar di kawasan pantai wilayah Kemadang, Tanjungsari, Gunungkidul pada Kamis, 22 Februari 2019.


Pasangan pengantin diperagakan oleh Dimas Diajeng Gunungkidul dengan delapan orang pengiring warga Pantai Kukup. Semuanya mengenakan baju dari bahan sampah  daur ulang yang dibuat oleh pegiat Bank Sampah yang tergabung dalam Perkumpulan Yogyakarta Green and Clean (PYGC).


“Pengantin dan pengiringnya akan berada di lokasi yang pas dengan ikon Pantai Kukup. Sehingga saat difoto atau diajak selfie langsung bisa kelihatan ini di Pantai Kukup. Silakan saja yang mau berfoto dengan Pengantin Daur Ulang datang ke Pantai Kukup pada Hari Kamis, 21 Februari,” kata  Ketua Perkumpulan YGC Istiadji Subekti, Selasa, 19 Februari 2019.

Pengantin Pantai Kukup berbusana daur ulang ini diharapkan menumbuhkan kesadaran bahwa pengelolaan sampah bisa menjadi sesuatu yang menarik. Bahkan bisa menjadi atraksi wisata yang membuat orang tertarik untuk datang.


Peringatan HPSN ini merupakan  agenda Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gunungkidul. Kegiatan di salah satu tempat wisata favorit ini didukung Dinas Pariwisata, Dinas Perhubungan, Dinas Pendidikan, TNI-Polri, Dimas Diajeng Gunungkidul, Pokdarwis Pantai Kukup, Perkumpulan Yogyakarta Green and Clean (PYGC) dan lain-lain.
Sejumlah kegiatan pendukung sudah digelar. Yakni reresik pantai dan pelatihan daur ulang. Kegiatan Jumat Wage dan Jumat Legi yang rutin dilakukan 150 pedagang di Pantai Kukup menjadi momentum pelatihan dan reresik pantai.

“Hasil pelatihan daur ulang ini dipamerkan saat puncak peringatan HPSN, 21 Februari nanti. Juga akan ada pameran produk-produk lain dari pegiat lingkungan di Gunungkidul seperti Jejaring Pengelola Sampah Mandiri (JPSM) Gunungkidul,” kata  Kepala Seksi Pengembangan Kapasitas Lingkungan Hidup : Dwi Wiyani, ST, M.Eng.

Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Pengembangan Kapasitas Mujiyana, SP. MA, menambahkan, peringatan HPSN tahun ini akan melibatkan 500-1.000 orang. Diawali dengan Apel Pagi yang dipimpin petugas Polres Gunungkidul. Kemudian dilanjut bersih-bersih kawasan pantai.

“Lalu dilanjut dengan pelatihan-pelatihan. Ada delapan pelatihan berbasis sampah. Mulai dari ecobrick, anyam sachet, linting koran, boneka tutup botol, tempat tisu ale-ale, bunga kresek dan lainnya,” kata Mujiyana.

Kemudian juga ada sarasehan yang difasilitasi oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Daerah Istimewa Yogyakarta. Selain masyarakat Pantai Kukup, ada para pelajar Sekolah Adiwiyata, Pramuka maupun TNI Polri yang bergiat dalam peringatan HPSN 2019 ini.

MS

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Harus diisi *

0 komentar