Hari Kesehatan Nasional, Prodia Beri Diskon 20 Persen

Ronimatul Hayati (tengah), Branch Manager Prodia Yogyakarta dan Ni Wayan Ayu Rasmandani (kanan), Regional Marketing Supervisor Prodia Yogyakarta.

MARKNEWS.ID, Yogyakarta – Laboratorium Klinik Prodia memberi diskon 20 persen untuk cek kesehatan menyambut hari kesehatan nasional. Juga ada paket bundling yang ditawarkan kepada masyarakat.

Ni Wayan Ayu Rasmandani, Regional Marketing Supervisor Prodia Yogyakarta mengatakan ada paket-paket bundling khusus yang diberikan Prodia. Tujuannya agar masyarakat dapat menjangkau dan tergerak untuk melakukan pengecekan kesehatan.  


“Menjelang hari kesehatan nasional, Prodia memberi  support berupa keringanan biaya pemeriksaan dengan paket bundling dan ada keringanan biaya hingga 20 persen,” kata dia di kantor Prodia Jalan Marga Utama (dulu Jalan  Mangkubumi) Yogyakarta,  Ahad, 3 November 2019.


Prodia memberikan potongan biaya pemeriksaan sebesar 20 persen itu  untuk berbagai produk layanan cek kesehatannya. Yaitu mulai  dari cek CArisk (cek resiko kanker), DIArisk (cek resiko diabetes), PNG, VASCULArisk (cek resiko penyakit jantung) dan TENrisk (cek resiko hipertensi).

Layanan keringanan biaya pemeriksaan kesehatan ini berlaku mulai 5-7 November 2019 saja. Program ini berlaku di setiap Prodia Health Care, Prodia Children’s Health Center, Prodia Women’s Health Center dan Prodia Senior Health Center. Untuk mendaftar, pihak Prodia menyediakan cara yaitu dengan mendaftar secara online melalui e-Prodia.

“Program banyak dinanti oleh masyarakat, mereka sudah menunggu tanggal dari kami,” kata dia.

Menurut Ronimatul Hayati, Branch Manager Prodia Yogyakarta saat ditemui di kantornya, Laboratorium klinik Prodia mengajak masyarakat untuk sadar melakukan pengecekan kesehatan. Cek kesehatan merupakan upaya preventif untuk mencegah  penyakit yang berpotensi menyerang organ tubuh.


“ Biasanya masyarakat harus sakit dulu baru cek kesehatan. Padahal itu kebalik, harusnya cek kesehatan dulu agar kita tahu apa yang harus dilakukan saat mengetahui resiko kesehatan kita,” kata dia.

Cek kesehatan, kata perempuan berhijab ini,  bukanlah sesuatu yang berbahaya atau menakutkan. Namun  justru dengan mengetahui kondisi fisik dan genetik, akan memudahkan masyarakat menjaga kesehatan dan lingkungannya.

Karena, dalam tubuh manusia, secara genetik dimungkinkan ada risiko-risiko kesehatan yang harus diketahui oleh masyarakat. Maka sangatlah penting untuk melakukan cek kesehatan untuk menunjang kesadaran menjaga pola makan hingga pola hidup sehat. Goal- nya adalah  untuk mengurangi risiko kesehatan tersebut.

“Dengan kita tahu risikonya maka akan timbul kesadaran hidup sehat,” kata Ronimatul.  

Ia menjelaskan, faktor genetik itu 0,9 persen menjadi faktor risiko kesehatan. Dengan tahu kondisi genetik, maka  bisa dikelola lingkungan sendiri termasuk makanan dan olahraganya sesuai dengan kondisi tubuh.


FULL

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Harus diisi *

0 komentar