Ada Wabah Corona, Gaji Anggota DPRD Dari Golkar DIY Dipotong Hingga 70 Persen 

John Keban Wakil ketua DPD Golkar DIY Bidang Organisasi.

MARKNEWS.ID, Yogyakarta – Para anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dari Partai Golkar merelakan gaji mereka dipotong. Pemotongan gaji mulai dari 50 persen hingga 70 persen itu untuk membantu masyarakat dalam menghadapi wabah corona.

Wabah Covid-19 yang terjadi di seluruh dunia termasuk Indonesia membawa dampak yang sangat luar biasa. Baik dari sisi kesehatan maupun dampak – dampak lainnya. Sebagai salah satu partai besar Partai Golkar berkarya nyata untuk membantu pemerintah ikut menangani wabah ini. 

“Saya terharu dengan kerelaan dari anggota dewan kita yang bersedia dipotong gajinya untuk membantu penanganan wabah Covid-19 ini. Bahkan ada yang bersedia dipotong gajinya 100 persen,” ungkap Gandung Pardiman, ketua DPD Golkar DIY, Jumat, 3 April 2020.

Golkar DIY membentuk Tim Gugus Tugas Basmi Covid-19 dan sejak dibentuk sampai sekarang terus terjun di tengah – tengah masyarakat melakukan penyemprotan desinfektan, membagikan masker dan sabun serta hand sanitizer serta membantu APD (alat pelindung diri) untuk tenaga medis dan membantu sembako sejumlah panti asuhan di Yogyakarta. 

“Semua ini dilakukan untuk meringankan beban masyarakat yang terkena dampak adanya wabah Covid-19,” kata Gandung.

Di DIY anggota DPRD dari Golkar ada sebanyak 33 orang di tingkat propinsi dan kabupaten/kota. Satu lagi anggota DPRRI yang juga dipotong gantinya untuk aksi sosial ini.

Dalam menjalankan tugas di lapangan Tim Gugus Tugas basmi Covid 19 DPD Golkar DIY membutuhkan biaya operasional. Selama ini biaya operasional untuk aksi sosial ini hasil patungan tokoh – tokoh dan kader Partai Golkar DIY di bawah komando ketua DPD Golkar Gandung Pardiman. 

“Besaran potongan gaji anggota dewan  telah diputuskan melalui rapat pengurus serta ketua – ketua fraksi Golkar di Kabupaten kota dan Propinsi DIY,” kata dia.

Keputusannya, pemotongan take home pay masing-anggota fraksi Golkar  kabupaten/kota masing-masing 50 persen. Sedangkan anggota DPRD Propinsi dari Golkar  dipotong 70 persen. Pemotongan mulai dilakukan tiap tanggal 5 pada setiap bulannya. Lama waktu pemotongan take home pay diputuskan  mulai bulan April sampai penanganan wabah covid 19 dianggap tuntas.

” Untuk berapa bulan pemotongan gaji dilakukan, pemotongan dilakukan sampai penanganan wabah corona dianggap tuntas,” kata John Keban Wakil ketua DPD Golkar DIY Bidang Organisasi.

Full

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Harus diisi *

0 komentar