Selain Pariwisata MICE Juga Dihelat Di Yogya


MARKNEWD.ID, Yogyakarta – Yogyakarta tak hanya menjadi tujuan wisata. Namun juga digalakkan MICE (meeting, incentives, conferencing and exhibitions). Sarana pertemuan bisnis dilakukan untuk memfasilitasi pebisnis, baik seller maupun buyer.

Indonesia Corporate Business Meeting (ICBM) akan digelar di Hotel Sahid Jaya Yogyakarta pada 18 – 20 September 2019. Kegiatan itu mempertemukan para pelaku penyedia jasa meeting & incentive travel dengan perusahaan besar multinasional.


Kepala Dinas Pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta Singgih Raharjo menjelaskan corporate market merupakan pasar yang sangat menjanjikan. Bahkan dalam kondisi krisis sekalipun para pelaku usaha tersebut tetap membutuhkan venue untuk menggelar pertemuan.

“Pasar MICE secara ekonomi menguntungkan baik dari sisi kualitas maupun kuantitas,” kata Singgih,  Kamis, 11 Juli 2019.

Pelaksanaan MICE lebih terorganisasi dengan dana yang biasanya sangat besar. Ia berharap ICBM bisa terus berlanjut bahkan dapat menjadi komitmen pemerintah untuk memfasilitasi jaringan antara penjual Indonesia dengan para perusahaan selaku pembeli.


MICE, kata dia dari sisi kuantitas memang tidak terlalu besar di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta, tetapi kualitasnya tergolong sangat tinggi sehingga harus terus didorong karena termasuk provinsi dengan luas yang kecil.

“Harapannya termasuk wisatawan atau kegiatan bisnis yang datang mungkin jumlahnya tidak banyak tetapi kualitasnya tinggi dan ini terus meningkat,” kata dia.


Ia mengatakan MICE memang bisa saling terkait dengan pariwisata, sehingga ia berharap semua pihak yang terlibat dalam ICBM bisa memberikan dukungan dalam pengembangan wisata.


Direktur Pelaksana ICBM Indra Sakti Mandewa mengatakan ICBM merupakan event tahunan yang sebelumnya bernama Indonesia Corporate Meeting & Incentive Travel (ICMITM). ICBM 2019 merupakan kali ke-10 digelar dan Yogyakarta merupakan kota kedua setelah pada 2009 silam juga dihelat di kota pelajar ini.

“Dalam ICBM 2019 ini akan mempertemukan 60 perusahaan korporasi multinasional dan para penyedia jasa meeting and travel di Indonesia,” kata dia.


Dampak ICBM sangat besar karena antara seller dengan buyer bisa melakukan transaksi, bahkan pada 2015 silam transaksi dalam kegiatan serupa mencapai angka Rp 530 miliar.

Target peserta dari kegiatan ini adalah perusahaan perbankan, telekomunikasi, asuransi serta berbagai perusahaan yang rutin menggelar aktivitas MICE yang berpotensi menjadi buyer.


“Kami memfasilitas para buyer dari perusahaan corporate multinasional di Indonesia ke event corporate business meeting ini. Dengan berkembangnya fasilitas dan pilihan, Indonesia telah menjadi salah satu pemain dunia di bidang MICE, tercermin dalam jumlah ruang konferensi  dan jumlah hotel terus bertambah,” ujar kata dia.

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Harus diisi *

0 komentar