Prodi Agribisnis UNS Dampingi UKM di Sukoharjo

Tim dosen Program Studi Agribisnis UNS yang mendampingi UKM 

 

Sukoharjo, Marknews.id – Tim dosen Program Studi Agribisnis UNS (Universitas Sebelas Maret) melakukan kegiatan kemitraan bagi masyarakat. Yaitu kegiatan  di UKM (Usaha Kecil dan Menengah) Sumber Rejeki Tawangsari Sukoharjo. Kegiatan ini diketuai oleh Dr. Ir. Kusnandar, MSi dengan anggota Dr. Erlyna Wida Riptanti, SP., MP., dan Isti Khomah, SP., MSi.

“Kegiatan pengabdian di UKM Sumber Rejeki sebagai bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, dengan melakukan pendampingan terhadap UKM yang memproduksi basreng atau bakso goreng ini”, kata Dr. Ir. Kusnandar, selaku ketua Tim Pengabdian, Sabtu 14 Mei 2022. 

UKM yang didampingi tersebut sudah mulai memproduksi basreng sejak 2018. Ada beberapa rasa, yaitu  original, pedas balado, rumput laut, jagung manis, barbeque, batik dan basreng berbentuk kerikil. Meskipun demikian, peralatan yang digunakan masih sederhana, sehingga perlu di-upgrade, supaya bisa lebih produktif.

Apalagi dengan mulai menggeliatnya dan bangkitnya UKM yang sempat mengalami penurunan omset pada masa pandemi Covid-19. Sekarang ini, permintaan basreng mengalami peningkatan, sehingga diperlukan peralatan yang lebih menunjang, yang lebih terbuka dengan inovasi dan teknologi.

Rangkaian kegiatan pengabdian ini sudah dilaksanakan sejak pertengahan bulan Mei 2022, dengan dimulai adanya sosialisasi kegiatan, pelatihan GMP (Good Manufacturing Practice), pelatihan pembuatan basreng stik dan introduksi peralatan,.

Tim pengabdi melakukan sosialisasi sebelum memulai rangkaian kegiatan pengabdian, dilanjutkan dengan pelatihan GMP dengan memberikan contoh konsep manajemen yang berwujud prosedur proses yang benar dan tepat untuk menghasilkan produk basreng. Pelatihan pembuatan basreng stik sebagai bentuk varian baru yang akan menambah variasi produk basreng. Introduksi peralatan berupa mesin pencampur bumbu untuk mengaduk bumbu dengan basreng supaya menjadi homogen, dan menghasilkan rasa yang sesuai dengan standar yang ditentukan.

Ada harapan besar dari program pengabdian ini, yaitu UKM Sumber Rejeki bisa menghasilkan basreng yang berkualitas melalui prosedur yang higienis dan aman untuk dikonsumsi. Dengan demikian pemasaran basreng akan semakin luas, apalagi dengan didukung dengan pemasaran secara online yang memungkinkan produk bisa sampai ke luar kota. 

Full

 

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Harus diisi *

0 komentar