Dibimbing Tim Dosen UNS, Kualitas Peyek Bunder Meningkat

Tim pembimbing UKM dari UNS

 

Marknews.id, Surakarta – Makanan ringan berupa rempeyek atau peyek banyak digemari masyarakat. Salah satunya adalah Peyek Bunder yang diproduksi di Banjarsari, Surakarta.

Berkat bimbingan tim dosen dari Riset Group Manajemen dan Inovasi Agribisnis Universitas Sebelas Maret (UNS), produksi rempeyek dari UKM (Usaha Kecil Menengah) Peyek Bunder semakin meningkat.

UKM Peyek Bunder  memproduksi aneka rempeyek, yaitu peyek kacang, peyek kedelai, peyek kacang jijau, dan peyek teri. UKM ini berada di daerah Sumber Banjarsari Surakarta. Proses produksi UKM ini masih manual dengan peralatan sederhana, salah satunya adalah saat proses penirisan minyak. 

Proses penirisan yang kurang tepat bisa berpengaruh terhadap kualitas peyek itu sendiri. Pemasaran yang dilakukan UKM Bunder sudah dengan menjalin jejaring ke toko oleh-oleh, Alfamart dan Indomart, juga sudah merambah ke pemasaran online namun belum sepenuhnya aktif.

“Kegiatan pengabdian merupakan perwujudan salah satu elemen Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu menjalin hubungan yang baik antara pihak UNS dengan masyarakat dalam transfer pengetahuan yang dapat dimanfaatkan untuk perkembangan masyarakat,” kata ketua Riset Group Manajemen dan Inovasi Agribisnis UNS, Sabtu, 21 Mei 2022.

Anggota tim dosen ini adalah Prof. Dr. Ir. Mohd. Harisudin, MSi., Dr. Erlyna Wida Riptanti, SP., MP., Isti Khomah, SP., Msi.,  Nuning Setyowati, SP., M.Sc., dan  Aulia Qonita, SP., MP.

Ia menambahkan, globalisasi mengharuskan pelaku UKM mampu menghadapi persaingan yang sangat ketat. Upaya yang dapat dilakukan pelaku UKM adalah meningkatkan inovasi produk, peningkatan kualitas produk, pengembangan kapasitas SDM, penguatan teknologi digitalisasi. Peningkatan kualitas baik produk maupun SDM sangat berpengaruh pada daya saing UKM saat ini. Perlu adanya strategi agar UKM tetap bertahan dan berdaya saing.

Kegiatan pengabdian ini diawali dengan sosialisasi kegiatan untuk menginformasikan tentang kegiatan yang dilaksanakan. Kemudian mengintroduksikan Spinner atau mesin peniris minyak yang berfungsi untuk mengurangi kadar minyak di dalam produk sehingga memiliki daya simpan lebih lama dan kerenyahan produk tetap terjaga.

Selanjutnya adalah mendampingi UKM agar lebih aktif untuk melakukan promosi pada media sosial dan marketplace, serta meningkatkan keaktifan layanan pada akun marketplace agar lebih banyak menjangkau konsumen. Karena saat ini banyak masyarakat menghabiskan waktunya dalam sehari pada media sosial.  

Dengan kegiatan pengabdian pada UKM Peyek Bunder, diharapkan UKM bisa semakin maju dan berkembang dengan menghasilkan produk yang berkualitas sehingga memiliki daya saing yang kuat, dan dengan adanya kemajuan teknologi UKM bisa memiliki pangsa pasar yang luas. 

FULL

 

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Harus diisi *

0 komentar