Rifki Listianto Jaring Aspirasi Warga

Anggota DPRD Kota Yogyakarta Jaring Aspirasi Warga

 

Marknews.id, Yogyakarta – 

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Yogyakarta pada tanggal 2 – 8 Juni 2021 mengadakan masa reses. Semua Anggota DPRD mempunyai kewajiban turun ke daerah pemilihannya (dapil) masing masing. 

Maksud dan tujuan reses salah satunya adalah penjaringam aspirasi masyarakat di dapilnya dengan mendapatkan masukan dan usulan tentang pembangunan khususnya wilayah dapil dan kota yogyakarta pada umumnya.

Rifki Listianto, Anggota DPRD Kota Yogyakarta dari Fraksi Partai Amanat Nasional (FPAN) dapil 1 (Mergangsan, Kraton dan Mantrijeron) juga melaksanakan reses di beberapa tempat di 3 kemantren itu.

Reses kali ini dilakukan dengan format berbeda dengan reses sebelum masa pandemi covid19, karena acara ini mengumpulkan  massa dengan potensi penularan yang akan menimbulkan klaster maka reses dilakukan dengan  pembagian waktu/sesi setiap titik reses dibagi menjadi 2-3 sesi seuai dengan kondisi daerah masing-masing. 

“Kita sangat konsen terhadap prokes covid19 sehingga prinsip 5M selalu diterapkan dalam kegiatan ini mengingat reses harus tetap berjalan sementara kita harus menekan angka penularan covid yang terjadi,” kata dia.

Banyak masukan dan usulan yg diperoleh olehnya dari warga dapil 1 baik berupa usulan fisik dan non fisik. Sebagian besar mempertanyakan atau mengharapkan penangan wabah covid ini dilakukan semaksimal mungkin oleh pemkot dan DPRD. Sehingga beban berat yang dirasakan warga akibat dampak pandemi bisa sedikit berkurang.

Pelatihan dan stimulan dana untuk kelangsungan kegiatan UMKM sangat diharapkan, terutama di wilayah kemantren Kraton ada beberapa yang mengusulkan pemkot utk tetap dan selalu mensupport kegiatan-kegiatan seni dan budaya yang dikelola oleh warga antara lain kegiatan padang bulan, pembangunan kewilayahan tetap menjadi masukan.  Antara lain penyempurnaan Saluran Air Limbah (SAL) yang banyak menjadi masalah di wilayah kel. Mantrijeron, renovasi dan pembangunan sarpras di kewilayahan jg banyak diaampaikan oleh warga, ada beberapa usulan pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dan sebagainya.

“Semua usulan usulan dari kegiatan reses ini akan kita dokumentasikan sebagai berkas Pokok Pokok Pikiran (POKIR) DPRD Kota Yogyakarta yg akan di serahkan ke Pemkot utk dasar usulan penyusuan kegiatan atau program di APBD thn 2022,” kata Rifki Listianto, S.Si yang juga merupakan Sekretaris Komisi B ini.

 

Full

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Harus diisi *

0 komentar