Turun Tangan Berbagi Sembako ke Ratusan Driver Taksi dan Ojol 

Para sopir taksi menerima sembako

MARKNEWS.ID, Yogyakarta – Gerakan kepemudaan “Turun Tangan” memberikan bantuan sekitar 200 paket sembako kepada pengemudi taksi maupun ojek online di DIY, Ahad, 26 Juli 2020. Bakti sosial ini ditujukan untuk mereka yang sangat terpukul secara ekonomi karena berdampak wabah virus corona. Aksi ini juga mencairkan resistensi konflik di antara mereka, baik dari kalangan taksi konvensional maupun driver berbasis aplikasi online. 

Pembina Turun Tangan DIY Arif Noor Hartanto menjelaskan ada hikmah menarik dibalik kegiatan sosial tersebut. Hikmah itu adalah mencairnya suasana resistensi konflik para pelaku jasa transportasi baik yang dari konvensional maupun yang berbasis online. 

“Terutama driver taksi berpelat kuning yang dulu ada istilah taksi konvensional dengan driver taksi online. Tetapi melalui peristiwa pagi ini seolah menjadi baik-baik saja, ” terang Arif Noor Hartanto, di sela-sela acara pembagian sembako di Sekretariat  Persatuan Pengemudi Taksi Yogyakarta (Perpetayo), Jalan IPDA Tut Harsono 25 Timoho, Kota Yogyakarta, Ahad, 26 Juli 2020.

Inung, panggilan akrab Arif, memahami adanya resistensi konflik antara mereka. Seperti konflik di jalanan karena berebut penumpang terkadang tidak terhindarkan dan itu sering terjadi.

“Selaras dengan apa yang disampaikan oleh Pak Ketua Perpetayo, kegiatan sosial ini bisa mempererat dan memperbaiki hubungan antara pelaku jasa transportasi, ” kata wakil ketua  DPRD DIY periode 2014-2019 ini.

Aktivis Turun Tangan dan para sopir taksi dan ojek online

Ada sekitar 200 driver taksi aktif maupun tidak aktif bergabung dan menerima pembagian sembako di acara tersebut. Penyaluran bantuan di tengah pandemi Covid-19 itu diharapkan juga dapat mengurangi beban ekonomi para pengemudi taksi. 

“Pendapatan mereka akibat dampak dari wabah pandemi terkurangi secara luar biasa. Sehingga pilihan teman teman Turun Tangan adalah hal yang tepat, hadir di sini untuk membantu mereka, ” kata Iming.

Koordinator Turun Tangan DIY Alifa Suri Rahmadhina menjelaskan bantuan paket sembako antara lain berisikan beras, minyak, sarden, garam, tepung dan bahan konsumsi lainnya. Pembagian sembako direncanakan akan dilanjutkan ke daerah lain di DIY. 

“Besok akan dilanjutkan, ” kata dia. 

Manajer internal Gerakan Turun Tangan Relawan seluruh Indonesia, Shangyang Sukma Abadi menjelaskan Turun Tangan merupakan gerakan kepemudaan yang saat ini sudah memiliki 70 regional di seluruh Indonesia, termasuk sudah ada di Papua. Gerakan ini mendorong kemampuan sumber daya manusia di kalangan pemuda untuk aktif di tengah masyarakat sesuai bidang kemampuan. 

“Gerakan ini kami serahkan sesuai passion anak-anak muda di daerah. Misalnya bisa konsern di bidang pendidikan, ekonomi dan lainnya,” kata dia.

FULL

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Harus diisi *

0 komentar