122 Perjalanan Kereta Melalui Yogya Dibatalkan, Termasuk Semua Kereta Bandara

MARKNEWS.ID, Yogyakarta – Akibat merebaknya virus corona atau Covid-19 jumlah penumpang kereta api anjlok. Biasanya penumpang kereta api yang melalui Yogyakarta ada 30 ribuan per hari. Kini per hari hanya ada di bawah 20 persen dari hari biasa.

PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 6 Yogyakarta dan Jawa Tengah akhirnya membatalkan sebanyak 122 perjalanan kereta. Termasuk semua kereta Bandara, baik yang ke Yogyakarta International Airport (YIA) maupun Adi Soemarmo Solo. Pembatalan perjalanan kereta api itu mulai 1 April 2020 hingga 30 April 2020.

“Ada 122 perjalanan kereta yang dibatalkan terkait Covid-19. Termasuk kereta Bandara YIA maupun Adi Soemarmo,” kata Manager Humas PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 6 Eko Budiyanto saat ditemui di Stasiun Lempuyangan Yogyakarta, Selasa 31 Maret 2020.

Pembatalan ini kata dia, karena kondisi jumlah penumpang sangat minim. Bahkan bisa dikatakan tidak ada penumpang. Kalau toh ada sekali perjalanan hanya ada di bawah 10 penumpang saja. 

Semua perjalanan kereta Bandara YIA sebanyak 24 perjalanan dibatalkan. Sedangkan untuk kereta  Bandara Adi Sumarmo Solo sebanyak 45 perjalanan juga dibatalkan.

Selebihnya adalah kereta api  jarak jauh menuju ke berbagai relasi.  Baik ke arah timur yaitu Surabaya, Malang,  dan Banyuwangi maupun kereta api yang menuju ke arah barat yaitu ke Jakarta dan Bandung. 

Kereta api jarak jauh yang dibatalkan perjalanannya itu antara lain Argo Wilis, Argo Lawu, Turangga, Taksaka, Mutiara Selatan, Malabar, Singasari, Gaya Baru Malam, Mataram, Bogowonto, Gajahwong. Selain itu juga ada kereta lain yang dibatalkan perjalanannya yaitu kereta api Fajar Utama, Senja Utama, Lodaya, Sancaka Utara, Malioboro, Sancaka, Majapahit, Jayakarta, Jaka Tingkir, Pasundan,  Logaya dan kereta api Anjasmara. Jika ditotal, semua perjalanan yang dibatalkan sebanyak 122 perjalanan kereta api.

“Ini adalah langkah efisiensi karen tidak ada penumpang. Kalau wabah ini sudah hilang tentunya akan kami operasikan lagi,” kata Eko.

Ia menjelaskan, jika calon penumpang sudah membeli tiket sebelumnya, maka uang tiket dikembalikan 100 persen. Kalau pembelian tiket melalui online maka pengembalian juga melalui online melalui KAI Acces. Kalau yang membeli di stasiun maka pengembalian uang dilayani di stasiun.

Di Daerah Operasi 6, kata Eko sudah banyak yang mengembalikan tiket. Yaitu sudah ada sebanyak 26 ribu tiket dari semua jurusan. Pembatalan tiket yang sudah dibeli mulai 23 Maret hingga 29 Mei 2020.

Di sisi lain, masih ada beberapa kereta api yang beroperasi terutama kereta api PSO (public service obligation) seperti Kereta Api Prameks jurusan Solo dan beberapa yang jarak jauh. Yaitu Sri Tanjung, Bima dan Gajayana.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Daerah Istimewa Yogyakarta Lilik Syaiful Ahmad menyambangi Stasiun Wates, Kulon Progo, Selasa, 31 Maret 2020. Ia sebagai anggota komisi C memastikan pelayanan standar dalam memerangi virus corona di stasiun.

“Secara masif selama seminggu terakhir ini, kami kelakuan edukasi hidup bersih, penyemprotan disinfektan dan pembagian ratusan botol hand sanitizer,” kata Lilik.

Selain ke stasiun dan kampung, aksi sosial yang dilakukan bersama anak-anak muda Kulon Progo ini juga menyasar sejumlah pondok pesantren dan fasilitas umum

“Masyarakat harus lebih waspada dan menjaga kebersihan diri karena virus ini tidak terlihat dan mudah menyebar. Yang penting ikuti imbauan pemerintah. Jangan keluar rumah jika tidak mendesak, hindari kerumunan. Jika ada keluhan penyakit segera datangi fasilitas kesehatan,” kata dia.

Full

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Harus diisi *

0 komentar