Saatnya Berburu Kuliner Yogya di Akhir Pekan


MARKNEWS.ID, Yogyakarta – Selama dua hari, Sabtu dan Ahad, 30 dan 31 Maret 2019 ada pesta kuliner di lokasi parkir Stadion Mandala Krida Yogyakarta.  Ada sedikitnya 100 macam kuliner tersedia. Saatnya libur akhir pekan sambil menyantap aneka makanan khas Yogyakarta.

Brand Manager Teh Pucuk Harum Yustina Amelia sebagai penyelenggara acara mengatakan dalam festival kuliner ini pengunjung gratis masuk dan bisa berburu makanan. Harga tidak mahal dan sangat terjangkau.

“Lebih dari 100 tenant kuliner dihadirkan. Itu terbagi dalam tiga zona rasa yaitu  gurih, manis, dan pedas,” Yutina Amelia,  Sabtu, 30 Maret 2019.

Berbagai  kuliner favorit Yogyakarta dari yang legendaris sampai yang sedang hits di kalangan foodies ada di festival ini. Kuliner favorit seperti Gudeg Yu Djum, Oseng Mercon Bu Narti, Sate Klathak Pak Jede, Jejamuran, Ceker Huhah, Bakmi Kadin, Mie Setan. Yang sedang hits antara lain  Bakpia Kukus Tugu, Martabak Markobar, Mangkok Kelapa dan lain-lain.


Para foodies, penggila kuliner bisa menemukan semua rasa favorit mereka  langsung dalam satu tempat tanpa perlu menempuh jarak yang jauh dari satu lokasi ke lokasi lainnya. Harga kulinernya terjangkau, lokasi festival strategis dan tidak perlu membeli tiket masuk alias free entry.


Menurut Yustina, festival kuliner ini menjadi ruang dan mendorong perkembangan bisnis kuliner lokal supaya bisa  semakin dikenal masyarakat khususnya pecinta kuliner.

“Otomatis itu mendorong dan menggerakkan ekonomi, menumbuhkan UMKM kuliner serta mempromosikan kuliner favorit yang akhirnya menjadi ikon kuliner di Yogyakarta,” kata dia.

Juga hadir dalam acara itu yaitu Food Influencer Arief Budiman. Ia  mengatakan, kuliner Yogyakarta luar biasa. Beragam kuliner sangat komplet, dari yang legendaris sampai hits ada di kota ini. Selain itu,  inovasi kuliner juga dilakukan untuk memanjakan selera foodies dan bisa  menjadi oleh-oleh khas Yogyakarta.

“Yogyakarta itu identik dengan gudeg, bahkan  sudah ada yang dikemas dalam kaleng, begitu juga Oseng-oseng Mercon Bu Narti versi kaleng. Inovasi itu cocok untuk oleh-oleh,” kata dia.

Dia menambahkan, Yogyakarta dikenal dengan kulinernya karena beberapa hal. Salah satunya Yogyakarya sudah seperti miniatur Indonesia. Berbagai suku tinggal di kota ini.  Sehingga semua jenis kuliner nusantara pun ada.
“Di situlah muncul inovasi kuliner. Banyak orang beranggapan kuliner Yogyakarta itu identik rasa manis. Itu tidak selamanya benar. Kuliner rasa pedas sudah sangat banyak di sini seperti gudeg mercon, oseng-oseng mercon. Mercon itu menandakan karena super pedas,” kata Arief.

Berlaku happy hour pada festival kuliner ini. Pada jam-jam tertentu ada diskon Rp 10.000 di semua tenant. Selain itu, Teh Pucuk Harum juga membagikan 10.000 tusuk sate klathak secara gratis hanya dengan menukarkan dua botol Teh Pucuk Harum.

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Harus diisi *

0 komentar