Gelapkan Mobil, Pecatan Polisi Ditangkap


MARKNEWS.ID,  Yogyakarta – Perbuatan mantan polisi ini menjadi contoh buruk. Seorang pecatan polisi, EK, 34 tahun warga Sentolo Kabupaten Kulon Progo ditangkap petugas Reskrim Polres. Pria yang pernah bertugas di Mapolda DIY ini menggelapkan mobil milik salah satu rental yang ada di Kecamatan Pengasih, Kulon Progo.


Kaurbinops Satreskrim Polres Kulonprogo, Iptu Wahyu Tri Wibowo mengatakan aksi penggelapan ini dilakukan tersangka pada bulan Oktober tahun lalu. Namun baru dilaporkan Oleh korban pada awaL November. Berbekal dari laporan inilah dilakukan penyelidikan.

Akhirnya, pada 10 Februari lalu, tersangka diamankan di Gamping, Sleman.

Dari pengakuan tersangka, mobil ini disewa untuk mendukung profesi tersangka yang belakangan menjadi wiraswasta. Dia menggunakan mobil untuk menyakinkan kliennya yang akan dijadikan mitra usaha dalam bisnis pembangunan.


“Tersangka  menyuruh temannya untuk meminjam mobil di rental kemudian digadaikan,” kata Wahyu, Senin,  18 Februari 2019.

Untuk mengungkap kasus ini butuh waktu yang panjang. Penyidik harus meminta keterangan dari sejumlah saksi. Hingga akhirnya diketahui mobil itu berada di Banjarnegara, Jawa Tengah.

Mobil itu disita dari saksi yang merupakan tangan keempat seharga Rp 9 juta. Untuk menghilangkan jejak, mobil ini diberikan nopol yang palsu.

Polisi menjerat tersangka dengan pasal 378 jo 372 KUHP tentang tindak pidana penipuan dan penggelapan. Ancaman hukumannya mencapai 4 tahun.
Wahyu membenarkan jika tersangka merupakan desersi anggota kepolisian. Dia masuk menjadi anggota korps Bhayangkara pada 2002. Namun baru dua tahun berdinas, pada 2004 dia diberhentikan, karena mangkir kerja. Pangkat terakhir brigadir dua (bripda).


Semenara itu, tersangka EK mengakui telah melakukan penggelapan mobil dan digadaikan. Itu dia lakukan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Awalnya mobil itu dipakai untuk meyakinkan kliennya yang akan diajak kerjasama dalam proyek pembangunan.


“Itu spontan, awalnya untuk meyakinkan klien dalam kerjasama,” kata dia.

MS

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Harus diisi *

0 komentar